google4ca8c8f411f3a424.html
Lensa-balikpapan.com
NasionalSKK Migas Kalsul

Hulu Migas Peduli Sektor Pertanian

lensa-balikpapan.com/- Skk Migas — Sektor Pertanian yang menjadi tulang punggung dalam ketahanan pangan nasional perlu terus menerus mendapatkan perhatian dalam hal pembinaan dan pengembangannya oleh seluruh pemangku kepentingan, termasuk oleh Industri Hulu Migas. Pentingnya sektor pertanian inilah yang mendorong kegiatan hulu migas melakukan pemberdayaan masyarakatnya menyasar para petani khususnya diera modernisasi saat ini.

Sebagai penambah informasi dan bertukar pengetahuan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (SKK Migas Kalsul) bersama Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) wilayah Kalsul melaksanakan Forum Tanggung Jawab Sosial (FTJS) dengan mengambil tema “Partisipasi Pendampingan Hulu Migas Menuju Ketahanan Pangan Masyarakat di Sekitar Wilayah Operasi Migas”.

Kegiatan yang digelar secara daring pada (26/10) menghadirkan Narasumber yang berkompeten dan expert di bidang Pertanian, diantaranya Ahmad Muchtadin pengelola Joglo Tani Kolong Langit Binaan KKKS Eni Muara Bakau. Dalam kegiatan ini dirinya memberikan Sharing Program dan Inovasi di Joglo Tani Kolong Langit.

Narasumber yang kedua dari Kelompok Tani Ternak Setaria binaan KKKS PT Pertamina EP Sangasanga Field yang memaparkan keberhasilan Program dan Inovasi oleh Kelompok Tani Ternak Setaria. Sedangkan narasumber ketiga adalah Sandi Octa Susila yang merupakan petani melenial dan juga Ketua Umum Duta Petani Milenial Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Sandi menyampaikan Inovasi dan peluang dalam mengembangkan potensi pertanian secara modern.

Acara yang dihadiri oleh managemen KKKS beserta mitra binaannya. Hadir pula pemerintah daerah dimana KKKS beroperasi. Sengaja pemerintah daerah diundang dalam kegiatan ini, agar pemangku kepentingan memahami bahwa kegiatan hulu migas sangat peduli dengan pemberdayaan pertanian di daerahnya.

Pada kesempatan tersebut Kepala SKK Migas Kalsul, Azhari Idris yang membuka acara forum menyampaikan bahwa pertanian merupakan kegiatan untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Kegiatan pertanian saat ini semakin berkembang dengan hadirnya teknologi dan pengetahuan. Salah satu dukungan industri hulu migas pada masyarakat diwilayah operasinya adalah bagaimana mengembangkan para petani agar lebih modern lagi.

“Saat ini dibutuhkan partnership membangun bersama Pemerintah dan masyarakat di wilayah operasi migas. Kerjasama dengan Pemerintah sangat penting untuk mempersiapkan petani – petani yang modern dan menguasai perkembangan teknologi” terang Azhari.

Dirinya berkomitmen bahwa hulu migas akan terus mendukung program – program Pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat, terutama di sekitar operasi migas. Kerjasama ini diharapkan dapat terus berlanjut.

Salah satu narasumber Ahmad Muchtadin pengelola Joglo Tani Kolong Langit menyampaikan melalui dukungan hulu migas pada dirinya, ia memperoleh kesempatan menimba ilmu dibidang pertanian di Jogyakarta. Sehingga ketika pulang ke daerah, ia berserta kelompok tani lainnya membentuk Joglo Tani Kolong Langit dan mengembangkan pertanian modern hingga kini.

Dimana saat ini Joglo Tani Kolong Langit yang berada di RT 12 Handil Baru Samboja sukses mengembalikan masa emas sektor pertanian sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat sekitar untuk bertani. Lewat Joglo Tani seluruh kebutuhan pangan warga terpenuhi. Mulai beras, sayuran, buah-buahan dan ikan.

Sumber : Humas Skk Migas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *