google4ca8c8f411f3a424.html
Lensa-balikpapan.com
BalikpapanBerita UtamaDprd BalikpapanNasionalSosialUMUM

DPRD Balikpapan Gelar Rapat Paripurna Bahas Kesepakatan KUA PPAS Tahun 2024 antara Wali Kota Balikpapan dan DPRD Kota Balikpapan

Lensa-balikpapan -/ Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan ke 15 masa sidang II Tahun 2023, berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Balikpapan , Kamis (24/08/23)

Rapat paripurna membahas mengenai kesepakatan KUA PPAS Tahun 2024 antara Wali Kota Balikpapan dan DPRD Kota Balikpapan. Serta, pengumuman pengesahan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2023, tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022.

Wakil Ketua II DPRD Balikpapan, Sabaruddin Panrecalle memimpin rapat paripurna ke 15 masa sidang II Tahun 2023. Didampingi, Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Muhaimin; Wakil Ketua I DPRD Balikpapan, Budiono; Wakil Ketua III DPRD Balikpapan, Subari.

Diikuti, Anggota DPRD Balikpapan, Perwakilan Forkopimda Balikpapan, pejabat di lingkungan Pemkot Balikpapan dan instansi vertikal.

Sabaruddin mengatakan kesepakatan KUA PPAS Tahun 2024 antara Wali Kota Balikpapan dan DPRD Kota Balikpapan ini akan dievaluasi oleh Gubernur Kaltim.

Kesepakatan yang telah disepakati pada APBD Tahun 2024 berjumlah Rp 3,6 T. Jumlah pendapatan senilai Rp3.338.039.158 dan belanja daerah senilai Rp3.660.663.159.275. Setelah pembahasan APBD 2024 ini selesai, pihaknya akan melanjutkan pada pembahasan APBD Perubahan Tahun 2023.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kita akan melanjutkan diskusi kita untuk segera mengesahkan anggaran APBD 2024 ini,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Muhaimin mengatakan ini baru membahas kesepakatan KUA PPAS untuk APBD 2024.

“Nah KUA PPAS yang disepakati ini akan dilakukan evaluasi gubernur. Setelah itu ada masukan dari gubernur yang harus kita tindak lanjut baik dari TAPD dan Banggar. Setelah itu kita bisa paripurna dan pengesahan,” ucapnya.

Hasil yang disepakati sebesar Rp 3,6 triliun untuk tahun 2024. Nilai ini naik dari tahun 2023 sebesar Rp 3,5 triliun. Nanti bisa dievaluasi dari APBD Perubahan 2024. APBD 2024 ini sifatnya masih belum real potensi belanja dan potensi pendapatan, beda kalau APBD Perubahan tahun 2023 sudah real.

“Kami liat naik sekitar Rp 100 miliar dari tahun 2023 lalu, tapi ini bisa dilakukan evaluasi lagi antara belanja yang akan dilakukan dengan pendapatan yang harus dicapai,” katanya.

Program prioritas wali kota seperti penanggulangan banjir, pendidikan dan kesehatan, penanggulangan kemiskinan termasuk penyediaan infrastruktur memadai, menjadi fokus pada anggaran tahun 2024 **

(Nk/abd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *