google4ca8c8f411f3a424.html
lensa-balikpapan.com
BalikpapanNasional

Bank Indonesia Perkuat Kampanye Literasi dan Akses Keuangan Syariah melalui Road to Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia

lensa-balikpapan.com/- Di tengah pandemi COVID-19, ekonomi Kota Balikpapan pada tahun 2020 diperkirakan akan tumbuh melambat dibandingkan tahun sebelumnya. Namun demikian, ekonomi syariah diperkirakan masih dapat bertumbuh didukung oleh potensi pasar baik domestik maupun global serta availibilitas infrastruktur keuangan, potensi demografi dan letak geografis Kota Balikpapan.

Dari sisi keuangan, infrastruktur keuangan di Kota Balikpapan tercatat cukup lengkap seperti beroperasinya BUS/UUS, 1 BPRS, 54 BMT/Koperasi Syariah, dan lembaga non keuangan Syariah lainnya seperti pegadaian Syariah, Bank Wakaf Mikro, Baznaz, dll. Perkembangan aset dan DPK perbankan syariah pun tercatat dalam tren meningkat pada triwulan II-2020. Aset perbankan Syariah Kota Balikpapan pada triwulan II-2020 tercatat sebesar Rp3,58 triliun atau tumbuh sebesar 15,15% (yoy) meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 12,63% (yoy). Kontribusi aset perbankan syariah mencapai 9,95% dari aset perbankan Kota Balikpapan secara keseluruhan, atau lebih besar dari share aset perbankan syariah Kalimantan Timur (7,32%) maupun Nasional 5,92%. Sementara penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada triwulan II-2020 sebesar Rp3,48 triliun atau tumbuh 43,46% (yoy). Kontribusi DPK Kota Balikpapan tercatat sebesar 11,73% dari total DPK secara keseluruhan, atau lebih besar dibandingkan share DPK Syariah Kalimantan Timur (8,04%) maupun Nasional (5,83%). Sedangkan, perkembangan pembiayaan tercatat sebesar Rp2,51triliun tumbuh negatif sebesar -1,3% (yoy) di tengah pandemi COVID-19. Kontribusi pembiayaan tercatat sebesar 9% dari total pembiayaan Kota Balikpapan secara keseluruhan atau lebih besar dari Kalimantan Timur (8,04%) dan Nasional (5,83%).

Selain itu, aksesibilitas Kota Balikpapan sebagai hub di pulau Kalimantan juga diharapkan menjadi benefit perkembangan ekonomi dan keuangan syariah yang didukung fasilitas bandara dan pelabuhan dengan rute pelayanan domestik dan internasional. Faktor demografi dengan mayoritas 89% penduduk merupakan muslim dan dukungan fasilitas pendidikan juga diharapkan mampu mendorong terciptanya SDM unggul di bidang Ekonomi dan Keuangan Syariah.

Staff BI Bank Indonesia, lakukan Live Zoom Bersama Media di Balikpapan

Sebagai upaya menjaga momentum perkembangan ekonomi dan keuangan syariah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan menggelar Rangkaian Road to Fesyar KTI melalui kegiatan Pelatihan Sertifikasi Halal, Webinar Edukasi Ekonomi dan Keuangan Syariah dan Bisnis Halal, serta Capacity Building Pesantren pada 5 hingga 7 Agustus 2020 di Kota Balikpapan. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian untuk mendukung FESyar Regional Kawasan Timur Indonesia (KTI) 2020 yang akan dilaksanakan mulai tanggal 18 s.d. 28 Agustus 2020 secara virtual. Tema FESyar Regional KTI 2020 adalah “Mendorong Ekonomi Syariah sebagai Penggerak Ekonomi Regional Pasca Penerapan New Normal” dengan cakupan kegiatan meliputi Syariah Economic Forum dan Syariah Fair. Kegiatan FeSyar Regional KTI melibatkan 18 provinsi di wilayah regional KTI. Dalam kegiatan Fesyar KTI ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan akan berkontribusi langsung melalui penyelenggaraan webinar Strategi Pemasaran Produk Halal Melalui Fintech di Era New Normal yang akan direncanakan diadakan pada tanggal 24 Agustus 2020 dengan pembicara Adiwarman A. Karim (Tim Ahli Dewan IKRA) dan Diajeng Lestari (CEO Hijup.com).

Selanjutnya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan akan terus mendorong literasi dan perluasan ekonomi dan keuangan Syariah terutama bagi masyarakat di Kota Balikpapan dan sekitarnya.

Sumber : Humas BI
Editor : Lensa-balikpapan.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *