Melalui Talkshow NGOPI, Ditintelkam Polda Kaltim Edukasi Peran Intelijen dalam Menjaga Stabilitas Kamtibmas
lensa-balikpapan.com –Balikpapan – Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran intelijen keamanan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Kalimantan Timur mengikuti Talkshow Ngobrol Pintar (NGOPI) yang diselenggarakan di Studio Balikpapan TV (BTV), Jalan Soekarno Hatta Km.3,5 Balikpapan, Rabu (15/07/26).
Talkshow kali ini menghadirkan narasumber yakni Kasi Yanmin Ditintelkam Polda Kaltim Kompol Yurizca Musiardhillah, S.I.K., M.Si., C.P.H.R., CBA, yang mengangkat tema “Fungsi Intelijen Keamanan Polri dalam Mewujudkan Kamtibmas.”
Dalam pemaparannya, Kompol Yurizca menjelaskan bahwa Ditintelkam Polda Kaltim memiliki peran strategis dalam melaksanakan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kalimantan Timur. Melalui kegiatan intelijen yang dilakukan secara tertutup, Polri berupaya menjaga efektivitas pelaksanaan tugas sekaligus melindungi kerahasiaan personel dalam menjalankan fungsi intelijen.

Ia menambahkan, kehadiran personel Ditintelkam juga dilakukan pada berbagai aktivitas masyarakat sebagai bentuk upaya preventif guna memastikan seluruh kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Setiap penyelenggaraan kegiatan yang berpotensi menghadirkan kerumunan massa, seperti aksi unjuk rasa, konser musik, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya, diharapkan dapat berkoordinasi dengan pihak Kepolisian melalui mekanisme perizinan keramaian.
Selain itu, pengamanan terhadap kegiatan nonton bareng (nobar) juga menjadi perhatian Ditintelkam sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan yang dapat timbul akibat tingginya euforia masyarakat.
Dalam menjalankan tugasnya, Ditintelkam tidak hanya melakukan deteksi dan pengamanan, tetapi juga menyusun analisis, memberikan saran, serta masukan kepada pimpinan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan keamanan yang tepat sesuai perkembangan situasi di lapangan.
Lebih lanjut, Kompol Yurizca menegaskan bahwa keberhasilan menjaga situasi kamtibmas tidak dapat dilakukan oleh Kepolisian semata. Oleh karena itu, Ditintelkam terus membangun jejaring dan komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, tokoh, maupun komunitas sebagai sumber informasi awal terhadap potensi gangguan keamanan.
Menurutnya, tantangan terbesar di era digital saat ini adalah derasnya penyebaran informasi hoaks dan konten provokatif di media sosial yang berpotensi memicu keresahan hingga mengganggu stabilitas keamanan. Untuk itu, masyarakat diimbau agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi serta selalu melakukan verifikasi terhadap kebenaran suatu berita.
Melalui kegiatan Talkshow NGOPI ini diharapkan masyarakat semakin memahami fungsi Intelijen Keamanan Polri sekaligus memperkuat sinergi dengan Kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kalimantan Timur. Kolaborasi yang baik antara Polri dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan keamanan yang berkelanjutan di tengah dinamika perkembangan zaman.
Humas Polda Kaltim

