google4ca8c8f411f3a424.html
Lensa-balikpapan.com
BalikpapanUMUM

Gelar Swab PCR Gratis Ratusan Pedagang Datangi Pasar Pandansari

[et_pb_section fb_built=”1″ _builder_version=”3.26.5″][et_pb_row _builder_version=”3.26.5″][et_pb_column _builder_version=”3.26.5″ type=”4_4″][et_pb_text _builder_version=”3.26.5″]

lensabalikpapan.com/- Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan melakukan upaya menekan penyebaran COVID-19, menggelar swab PCR (Polymerase Chain Reaction) gratis, kepada pedagang pasar Pandan Sari Balikpapan, Selasa (30/6/2020).

Tes Swab gratis bagi pedagang Pasar Pandansari ini dilaksanakan di areal parkir pasar melibatkan puluhan tim medis dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, petugas Puskesmas, serta lainnya.

Ratusan pedagang pasar, sejak pagi hari terlihat antre mendaftarkan diri sebagai peserta tes Swab massal gratis ini.

” Kegiatan test swab masal di Pasar Pandansari dilakukan dalam rangka mendeteksi pedagang karena di Pasar Pandansari sudah ada dua orang terkonfirmasi positif sehingga pihaknya melakukan test swab untuk menjaga agar pasar tetap aman”, ungkap Wali kota Balikpapan Rizal Efenddi.

Rizal Effendi menyampaikan gugus tugas menyiapakan lebih dari 500 test swab massal di Pasar Pandansari dan lebih dari 20 petugas yang sudah dilatih dan diarahkan dari RSKD Balikpapan.

Hal ini sangat penting jadi diharapkan masyarakat dapat mempunyai kesadaran yang tinggi untuk melakukan test swab.

” Mudah mudahan dengan adanya kegiatan ini dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Balikpapan terutama di daerah Pasar,” ucapnya.

Menurutnya, Jika nanti hasil swab PCR ternyata signifikan positif, pasar akan ditutup dulu untuk dilakukan sterilisasi. “Supaya jika dibuka sudah aman”, papar Rizal.

Setelah pasar Pandan Sari, Gugus Tugas Percepatan Penanganan  COVID-19, berencana akan melakukan swab PCR ke seluruh pasar tradisional Balikpapan, karena tempat pergerakan orang dan tempat berkumpul membeli kebutuhan bahan pokok.

“Masih banyak pedagang pasar Pandan Sari belum mau melakukan swab PCR, alasannya takut dan sakit padahal ini semua demi kebaikan bersama,” kata Rizal.

Dirinya menambahkan Jika nanti pedagang tidak mau melakukan swab PCR, pedagang itu positif, anak dan istrinya, keluarga, temannya kasihan dan jauh lebih berbahaya.” Edukasi perlu dilakukan melalui semua orang demi kebaikan bersama”, tutupnya.

Pedagang ayam Pasar Pandansari, Suwarti (36) mengatakan, adanya tes Swab ini bisa mengetahui apakah kita bebas dari penyebaran Covid-19 di lingkungan pasar karena ada yang terkena positif dan meninggal kemarin

” Saya senang dan menyambut baik kegiatan ini setidaknya kita bisa mengetahui kondisi pasar kita sehat,” kata Suwarti.

Penulis : Thina
Editor : Lensabalikpapan

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *