“Wakil Walikota Balikpapan Turun langsung Pant Pencairan BST di GOR Kampung Baru”.
lensa-balikpapan.com/- Bantuan sosial tunai tahap empat dan lima dari pemerintah kota Balikpapan mulai disalurkan bagi masyarakat terdampak pada Minggu (23/ 08/ 2020). Salah satunya bertempat GOR Kampung Baru, Balikpapan untuk tiga Kelurahan yakni Margasari, Baru Ulu dan Baru Tengah.
Kali ini pencairan dilakukan bagi 615 Kepala Keluarga berasal dari tiga kelurahan yaitu Kelurahan Baru Ulu, Kelurahan Baru Tengah dan Kelurahan Margasari.
Tampak hadir Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud yang meninjau langsung jalannya proses pencairan bersama Kepala Cabang Balikpapan PT Pos Indonesia Taufik dan Lurah.


“Pembagian hari ini dengan kantor pos. Kita mengapresiasi pembagian ini yang Insyaallah tepat sasaran dan tentunya bermanfaat. Bantuan yang disalurkan untuk tahap empat dan lima totalnya berjumlah Rp. 600 ribu,” kata Rahmad saat peninjauan.
Total penerima bansos Tunai tahap 4-5 se Balikpapan lebih dari 6000 Kepala keluarga. Pencairan sudah dilakukan sejak Sabtu kemarin (22/8). Pencairan Bansos tunai masih bisa dilakukan di Kantor Pos Balikpapan hingga 31Agustus.
Rahmad mengatakan, mekanisme penyaluran memang menyesuaikan antrean. Hanya saja, panitia membuat inisiatif dan sesuai instruksi dari Kepala PT Pos Balikpapan, penerima yang mengalami cacat tubuh, lansia dan ibu hamil menjadi prioritas utama.
“Karena pembagiannya ini kan berdasarkan nomor urut tetapi melihat situasi dan kondisi tentunya ibu hamil, lansia dan orang yang kurang sehat tentunya yang cacat itu lebih diprioritaskan untuk cepat bisa menerima bantuan sosial tunai dari pemerintah,” jelas Rahmad.
Setelah meninjau pelaksanaan penyaluran bantuan, Rahmad pun mengapresiasi protokol Covid-19 yang dijalankan oleh panitia dan masyarakat penerima bantuan. Ia melihat kesadaran masyarakat Balikpapan untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan protocol kesehatan ditengah situasi penyebaran covid yang masih tinggi di Balikpapan.
“Soal protokol covid saya lihat sudah bagus. Artinya kalau mereka masuk ke dalam tidak menggunakan masker maka tidak akan pernah dibagi,” kata Rahmad menekankan.
“Ini menjadi edukasi dan sosialisasi secara langsung untuk warga akan arti pentingnya penggunaan masker dan protokol kesehatan di tengah pandemi sehingga kita terhindar dari covid-19 ini,” ujarnya menambahkan.(Tim)
Editor : lensa-balikpapan.com

