google4ca8c8f411f3a424.html
Lensa-balikpapan.com
BalikpapanDprd Balikpapan

Sabaruddin Panrecalle : Tidak Usah Lagi Sembako Masyarakat lebih memilih Uang.

[et_pb_section fb_built=”1″ _builder_version=”3.26.5″][et_pb_row _builder_version=”3.26.5″][et_pb_column _builder_version=”3.26.5″ type=”4_4″][et_pb_text _builder_version=”3.26.5″]

lensabalikpapan.com/- Pemerintah Kota Balikpapan berupaya terus dalam menyalurkan bantuan paket sembako untuk meringankan beban ekonomi masyarakat terdampak pandemi virus corona (Covid-19).

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle menanggapi permasalahan ini akan mencoba menyampaikan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Balikpapan terkait cara pendistribusian paket sembako kepada masyarakat.

“Semacam evaluasi akan dilakukan pemerintah Balikpapan dalam melakukan pendistribusian paket sembako untuk masyarakat,” ujarnya.

Dirinya menyebut berbagai keluh kesah masyarakat perlu kita dengar, adanya masalah pembagian sembako yang belum merata oleh karena itu pemerintah harus turun ke lapangan untuk melihat langsung ke lapangan.

” Masyarakat masih banyak yang mengeluh, seharusnya pemerintah kota turun ke lapangan untuk melihat dan mendengar, apa saja yang di keluhkan masyarakat,” ucap Sabaruddin.

Ia telah menyampaikan ke masyarakat tentang kriteria yang mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.
Kalau boleh menyampaikan, idealnya tidak usah lagi sembako untuk bantuan sosial, melainkan uang tunai kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan.

“Banyak masyarakat yang menerima bantuan sosial mengeluh akibat beras tidak layak dan telur banyak yang busuk, adapun jika mau diganti akan memakan waktu lagi,” tuturnya.

Sabaruddin mengatakan berbagai keluhan masyarakat yang disampaikan melalui reses, andai saja bantuan sosial berbentuk sembako ini bisa diuangkan saja, agar kami masyarakat bisa membelikan bahan pokok sesuai dengan kebutuhan.

“Hal-hal seperti ini bisa jadi pertimbangan bagi pemerintah, karena ini masukan dari masyarakat, kami pikir ini tidak terlalu krodit, tidak terlalu banyak memakai tempat dan juga sesuai dengan protokol kesehatan,” jelasnya.

Sabaruddin menjelaskan dalam situasi seperti ini saat ini pasti ada plus dan minusnya.” Jika berbentuk sembako masyarakat tinggal memasak saja, dan jika berbentuk uang mereka akan ke pasar lagi untuk membeli sembako lagi” pungkasnya.

Penulis : Thina
Editor : Symslarfn

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

One thought on “Sabaruddin Panrecalle : Tidak Usah Lagi Sembako Masyarakat lebih memilih Uang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *