google4ca8c8f411f3a424.html
Lensa-balikpapan.com
BalikpapanBerita UtamaDprd BalikpapanSosialUMUM

MENINGKATNYA COVID19 YANG TERUS BERTAMBAH,MEMBUAT DPRD BALIKPAPAN HARUS MENERAPKAN PPKM KEMBALI

Lensa-balikpapan-/ Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Komisi I menggelar rapat dengar pendapat bersama Camat Balikpapan Kota dan juga Camat Balikpapan Tengah . Selasa (12/01/2021)

Ketua Komisi I DPRD Balikpapan Johny Ng menjelaskan dengan adanya peningkatan pada kasus Covid19 di Kota Balikpapan ,Kembali membuat rencana kebijakan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) menjadi pembahasan DPRD Balikpapan .

Penerapan PPKM yang dilakukan ini nantinya akan membuat seluruh kegiatan masyarakat dibatasi kembali hingga pukul 19.00 Wita ,lalu untuk Rumah makan dan cafe hanya bisa melakukan transaksi take away hingga pukul 22.00 Wita kemudian akan diberlakukan kembali jam malam mulai pukul 22.00 Wita .

“Bisa jadi hari ini atau besok PPKM akan di terapkan,itu artinya ada kemungkinan nanti cafe-cafe dan pertokoan harus tutup sesuai dengan pemberlakuan jam malam tersebut ,” Ujar Johny Ng

“Kita juga akan meminta untuk seluruh camat agar dapat memastikan dan menjaga warganya agar dapat mematuhi protokol kesehatan Covid19 mengingat dimasa sekarang ini masih banyak mengalami peningkatan,”lanjutnya

“Yang pastinya untuk para camat dan lurah saat berada di lapangan nanti akan kita arahkan mereka agar bisa bertindak tegas terhadap cafe-cafe yang sudah tutup jangan sampai dibuka lagi,” katanya. 

“Disini kita harus mendukung arahan langsung dari Presiden melalui Mendagri, Gubernur, Wali Kota, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,”ucapnya

Ia juga mengatakan karena ini semua tuj bertujuan untuk menghindari Covid-19 yang terus meningkat ” jadi kita harus berhati-hati 3Mnya harus diperhatikan,jangan lupa hindari kerumunan juga kalau bisa bekerja dari rumah juga bisa biar tidak terlalu sering harus keluar,” pungkasnya

Editor :lensa-balikpapan.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *