google4ca8c8f411f3a424.html
Lensa-balikpapan.com
BalikpapanBerita UtamaDprd BalikpapanHukumNasionalPolitikSosialUMUM

Gerakan GMNI Balikpapan Lakukan Aksi Demo,Meminta Untuk Tuntaskan Ganti Rugi Lahan Warga

Lensa-balikpapan-/ Terkait Ganti Rugi Lahan Warga Balikpapan di Beberapa Wilayah Termasuk Jalan Tol Balsam ,Yang Belum Dibayarkan Oleh Pemerintah Hingga Saat Ini Membuat Beberapa Mahasiswa Gabungan Dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Turun Melakukan Aksi Demo Di Depan Gedung DPRD Balikpapan . Senin (12/04/21)

Aksi yang dilakukan ini menurut GMNI Balikpapan merupakan sebuah aspirasi dan kepentingan bagi rakyat yang tertindas  ,tersingkirkan serta terabaikan ,agar kedepannya didengar serta di lanjutkan oleh pemerintah kota ,pasalnya permasalahan tersebut terjadi sejak 2011 lalu hingga saat ini belum tuntas .

Michael Aruang Humas Aksi GMNI Kota Balikpapan Mengatakan bahwa hari ini kami menyampaikan tuntutan dari masyarakat terkait lahan mereka yang terdampak atas pembangunan jalan tol agar segera dibayarkan atau diganti rugi secepatnya .

“Kira-kira untuk bidangnya sendiri ada sebanyak 39 persil yang harus dibayarkan dengan total  Rp 28 Milyar,dan pengadilan sudah menetapkan bahwa BPN Harus membayarkan ganti rugi kepada warga tapi pengadilan belum bisa mencairkan dana itu karena BPN belum ada surat pengantarnya,”Ucap Humas GMNI Balikpapan .

Adapun Tanggapan dari Perwakilan Bidang DPRD Balikpapan yang menemui, yakni Andi Arif Agung selaku anggota komisi I Dprd Balikpapan mengatakan untuk permasalahan ganti rugi lahan warga yang terdampak di pembangunan jalan tol balsam ini maka pihaknya akan  memanggil instasi tekait yakni Badan Pertanahan Nasional (BPN) Balikpapan .

“Kalau ini memang ranahnya dengan BPN,kita akan memanggil instansi BPN ke sini untuk mendengarkan persoalannya lokasi yang mana serta sudah sampai di mana penanganannya ini,”Ucap A3

“Saya juga akan mengawal mereka dan memfasilitasi mereka sebagaimana yang diminta dari para mahasiswa ini sampai permasalahan ini mendapatkan solusinya apalagi 39 persil itu kita belum tau dimana saja titiknya jadi tinggal menunggu tanggapan dari pihak BPN “pungkasnya (adl)

Editor : lensa-balikpapan.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *