Merasa Dikecewakan, Sidak Komisi IV DPRD Balikpapan Tidak Di Hadiri Kontraktor Dan Kadisdik
Lensa-balikpapan -/ Komisi IV DPRD Balikpapan melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi proyek pembangunan sekolah terpadu untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kawasan Perumahan Regency Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur
Sidak yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Doris Eko Rian Desyanto didampingi Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono dan anggota Komisi IV lainnya. Diantaranya, Hasanuddin, Parlindungan, Hj. Kasmah dan Muhammad Taqwa serta dihadiri Kabag pembangunan kota Balikpapan.
Komisi IV mengaku kecewa lantaran tidak dihadiri oleh kontraktor dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Balikpapan.
Parlindungan mengatakan, Sidak ini menindaklanjuti laporan dari Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formak) Indonesia Kota Balikpapan terkait progres pengerjaan yang dinilai tidak sesuai dengan harapan. balikpapan (18/04/23)
Kendati laporan LSM anti korupsi itu sudah dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IV, kontrakror dan Formak Indonesia beberapa waktu lalu. Namun, menurut Parlindungan, dewan sebagai fungsi pengawasan dalam pembangunan di Balikpapan harus turun langsung ke lapangan untuk memastikan faktanya.
“Kita juga sebenarnya ingin berkoordinasi terkait laporan dari Formak, tapi tidak ada pejabat yang hadir. Sehingga, saya beranggapan kunjungan kita ini di anggap main-main”, ujarnya.
“Dilapangan juga setelah kita lihat progres pembangunan tidak sesuai seperti yang di paparkan oleh kontraktor pada saat RDP beberapa waktu lalu. Ini merupakan temuan yang harus kita tindaklanjuti,”tegasnya
“Dengan melihat langsung kondisi di lapangan kan bisa berhitung, berapa anggaran yang sudah terserap, sesuai apa tidak dengan hasil yang dicapai dilapangan”, tegasnya
Lebih lanjut Parlindungan mengatakan Kalau hanya bicara dalam RDP, pihaknya hanya bisa melihat dari sisi kertasnya saja. Sedangkan komisi IV sendiri ingin melihat rilnya dilapangan seperti apa faktanya.
“tapi kita sangat kecewa dengan ketidakhadiran Kadis Pendidikan dan pihak kontraktor yang tidak menghargai kedatangan kita ke lokasi proyek”ungkapnya
“Seharusnya kita disambut dengan baik, sampaikan apa adanya. Sehingga kita bisa saling bertukar pikiran, langkah apa yang mesti kita lakukan jika memang pengerjaan proyek itu ada kendala”,tutupnya ##

