Hasil Verifikasi Mosi Tidak Percaya Ketua DPRD ,Ketua BK : Tidak Ditemukan Pelanggaran ,Ini Cuman Salah Paham
Lensa-balikpapan -/ Terkait Mosi yang dilayangkan tidak percaya dan ditujukan kepada Ketua Parlemen Balikpapan melalui BK sudah selesai di periksa , Balikpapan (27/02/23)
Diketahui dari beberapa fraksi yang melaporkan terkait peraturan kode etik Parlemen Nomor 2 Tahun 2020,Berdasarkan verifikasi tersebut diduga terdapat pelanggaran
Kini Pihak BK mengaku telah melakukan verifikasi serta Hasil verifikasi surat mosi yang telah diperiksa Badan Kehormatan (BK) Parlemen Balikpapan, mengatakan tidak ada ditemukan pelanggaran , sebab Mosi hanya dianggap salah paham dan permasalahan tersebut dianggap selesai
Ali munsir selaku Ketua BK Parlemen Balikpapan menjelaskan verifikasi tersebut dalam konferensi pers di gedung parlemen
Dikatakan , bahwa Pihak BK mengaku sudah melakukan verifikasi terhadap laporan dari beberapa fraksi terkait peraturan kode etik Parlemen Nomor 2 Tahun 2020. Berdasarkan verifikasi tersebut diduga terdapat prlanggaran
Pada pasal 7 ayat 1 dan 2, serta pasal 13 huruf a dan b, ada dua pasal yang diduga terlanggar, kemudian tuduhan tersebut di Verifikasi dilakukan oleh BK dengan didampingi tim ahli hukum dengan menempun waktu 7 hari lamanya
Dari hasil verifikasi yang dilakukan oleh BK kepada Ketua Parlemen sudah jelas tidak ditemukan adanya kesalahan maupun pelanggaran , Hanya saja pihaknya menyimpulkan adanya kesalah pahaman
“Kami telah melakukan verivikasi terhadap ketua DPRD serta didampingi oleh ahli hukum supaya tidak adanya terjadi kesalahan dalam membahas peraturan, dan kami pun tidak menemukan kesalahan juga pelanggaran apapun,” jelasnya
Pengaduan atau aduan yang dimaksud dapat dilakukan siapa saja, seperti anggota Parlemen, Ketua Parlemen dan masyarakat. Ketika dinilai terdapat kesalahan terhadap kode etik, tata tertib maupun peraturan mekanisme
Ketua Parlemen Balikpapan, Abdulloh pun sudah memastikan kondisi di lembaganya tidak seperti kabar miring yang diisukan , dengan adanya Isu yang buruk dengan menginginkan keretakan anggota Parlemen ditangkal
“Kita semua baik-baik saja,Bekerja seperti biasanya. Namanya tahun politik. Kalau ada kabar miring ya, ditanggapi biasa saja. Kalau misalnya ada yang mendzalimi, ya biarin. Mau diapain,” tegasnya
“Kalau memang mau diproses,ya proses saja. Kalau dicabut, ya cabut saja. Saya tetap fokus bekerja. Kalau ada beda pendapat ya wajar dong, gak mungkin semua kepala isinya sama. Yang penting terus bekerja untuk kepentingan warga,” Ucapnya##

