DPRD Balikpapan Gelar Rapat Paripurna Ke 11 Masa Sidang II Tahun 2023
Lensa-balikpapan -/ Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, gelar rapat paripurna di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan pada hari Senin (26/6/2023).
Rapat paripurna ke 11 masa sidang II tahun 2023 dipimpin Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Subari didampingi Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono.
Turut hadir, Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud; Kapolresta Balikpapan, AKBP Anton Firmanto; Danlanud Dhomber, Kolonel Pnb David Ali Hamzah; perwakilan Forkopimda; anggota DPRD Balikpapan serta pejabat vertikal dan pejabat di lingkungan Pemkot Balikpapan.
Rapat paripurna yang dilaksanakan pada hari ini merupakan rangkaian rapat paripurna pembahasan rancangan Peraturan Daerah Kota Balikpapan yang dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2023, dan tanggal 14 November 2022 dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Balikpapan.

Agenda rapat paripurna terkait penyampaian jawaban Wali Kota Balikpapan atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap rancangan peraturan daerah tentang, pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2022.
Termasuk, jawaban Wali Kota atas penyelenggaraan cadangan pangan Pemerintah Daerah; pokok-pokok pengelolaan Keuangan Daerah; perubahan atas perda Kota Balikpapan Nomor 1 tahun 2018 tentang Ketenagakerjaan; dan pencabutan Perda Kota Balikpapan Nomor 5 tahun 2012 tentang Administrasi Kependudukan.
“Tentu jawaban bapak wali terhadap pemandangan umum fraksi, menjadi pertimbangan dan ditindaklanjuti,” ujarnya.
Pembahasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2022 yang menjadi perhatian dewan, salah satunya terkait sekolah. Untuk mengatasi permasalahan, pemerintah akan bangun sekolah atau penambahan rombongan belajar (rombel). “Memang persediaan belum balance,” sebutnya.
Disamping itu juga, dewan membahas ketenagakerjaan untuk menjadi pertimbangan wali kota terhadap rancangan peraturan daerah Ketenagakerjaan, karena hal ini penting untuk melindungi warga Balikpapan. “Teman-teman sepakatnya nanti coba diakomodir terkait 75-80 persen untuk tenaga kerja,” katanya.
Selain itu juga mengenai Administrasi Kependudukan, saat ini mengurus adminustrasi kependudukan lebih mudah, karena zaman era digital.
Begitu juga, cadangan pangan di Kota Balikpapan yang rencana akan dibuat storange untuk menyimpan bahan pangan seperti jagung, beras dan kedelai. “Ini kebutuhan pokok kita,” pungkasnya. ##

