Menteri ATR/BPN Imbau Jajaran BPN Lampung Percepat Pemetaan dan Pemanfaatan Lahan
lensa-balikpapan.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Lampung untuk mempercepat pelaksanaan Reforma Agraria, terutama dalam pemetaan dan pemanfaatan lahan yang belum terdaftar. Dalam kunjungannya ke Kanwil BPN Lampung, Menteri Nusron menekankan pentingnya mengubah pola kerja lama yang hanya menunggu permohonan dari masyarakat.
“Kita tidak bisa lagi pakai pola kerja lama. Jangan hanya duduk di kantor, menunggu orang datang, lalu selesai. Pola pikir ini harus diubah. Ini pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan,” tegas Menteri Nusron.

Menteri Nusron meminta jajaran BPN untuk secara proaktif menganalisis status lahan di wilayah masing-masing, memastikan apakah lahan tersebut belum diketahui pemiliknya, belum dikuasai, atau masih berstatus sebagai tanah negara. Ia juga mendorong penggunaan teknologi dan data berbasis satelit untuk mendukung percepatan pemetaan dan pemanfaatan lahan.
“Investor harus diarahkan. Tidak boleh ada tanah nganggur. Kalau memang tidak ada bukti kepemilikan, segera daftarkan. Jangan tunggu bola. Basis data disiapkan, sistem analitik dipakai. Investor datang kalau data tersedia dan jelas,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, Menteri Nusron juga meresmikan tiga gedung baru milik Kantor Pertanahan Kabupaten Pesisir Barat, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji. Ia berharap dengan adanya gedung baru ini, pelayanan pertanahan di Provinsi Lampung dapat semakin baik dan efisien.

