google4ca8c8f411f3a424.html
lensa-balikpapan.com
BalikpapanBerita UtamaNasionalPemkot BalikpapanSosialUMUM

Ketua LPM Graha Indah  Mengajak Bagi Warga yang Mampu Tidak Lagi Memakai Gas Elpiji 3 Kg  Bersubsidi

Lensa-balikpapan -/ Ketua LPM Kelurahan Graha Indah, Shidiq Nur Alam Menyampaikan terkait polemik Gas Elpiji 3kg harus segera kita akhiri dari diri kita dulu, yang dimana untuk memiliki penghasilan lebih atau warga yang mampu, ayo jangan lagi menggunakan Gas Elpiji 3kg.

“Kerjasama dari semua pihak sangat di perlukan guna mengakhiri polemik kelangkaan Gas Elpiji Melon 3kg , Gas Melon 3kg Bukan Hak Kita, Ayo Bapak Ibu Ketua RT dan Warga Masyarakat yang Mampu, Kita Beralih ke Gas Elpiji 5,5 kg atau 12 kg ” Ucap Ketua LPM Shidiq

Ketua Lpm Graha Indah Shidiq menemukan hasil di lapangan, banyak warga yang secara ekonomi mampu tetapi masih ikut antri Gas Elpiji Melon 3kg di pangkalan.

Dirinya mengatakan untuk kembalikan Gas Elpiji Melon 3kg kepada yang berhak menerima, Karena gas subsidi ini haknya warga masyarakat untuk yang kurang mampu.

Ketua LPM Shidiq, Mengajak Warga yang mampu guna untuk mengurangi kelangkaan Gas subsidi ini, saya juga mengajak kepada rekan rekan ketua ketua RT yang masih menggunakan gas elpiji melon untuk beralih ke gas elpiji 5,5kg atau 12 kg ,Mari kita berikan contoh buat warga kita, setelah bapak ibu ketua RT beralih ke gas elpiji non subsidi, mari kita ajak saudara, keluarga, terkhusus warga di lingkungan RT yang mampu atau berpenghasilan lebih untuk menggunakan gas elpiji non subsidi.Ucap nya

Lanjut Shidiq, Bayangkan, seandainya di mulai dari kita sebagai pengurus LPM dan Ketua Ketua RT Se Kota Balikpapan, maka akan ada sekitar 2000 lebih Gas Elpiji Melon 3kg dapat kita alihkan kepada warga yang kurang mampu atau yang membutuhkan.

Kami juga selaku dari LPM Kelurahan Graha Indah mendorong agar pemerintah kota Balikpapan segera mengeluarkan kebijakan bagi para ASN di lingkungan Pemerintahan Kota Balikpapan yang masih menggunakan Gas Elpiji 3kg bersubsidi untuk melakukan konversi ke Gas Elpiji Non Subsidi, karena menurut kami langkah langkah strategis untuk mengkampanyekan pemakaian gas elpiji non subsidi sangat di perlukan sekali.

“Siapa tau, Dengan langkah langkah seperti ini, kedepan akan di ikuti oleh perusahaan perusahaan, misalnya nya bagi karyawan yang memiliki gaji rata rata di atas 5 jt agar tidak lagi menggunakan gas elpiji bersubsidi 3kg,” Tuturnya

Tentunya juga kami LPM Graha Indah akan selalu mendukung upaya pemerintah kota Balikpapan dalam rangka menangani kelangkaan Gas Elpiji 3kg yang terjadi di Kota Balikpapan salah satunya dengan melaksanakan Operasi Pasar Gas Elpiji 3kg.

“Kami juga mendukung langkah langkah tegas dari Pertamina untuk menindak dan menutup Pangkalan Pangkalan Gas Elpiji yang Nakal, yang harusnya Elpiji tersebut peruntukan nya buat warga masyarakat, tetapi mereka jual ke pedagang pedagang dengan harga di atas HET,”Tegasnya

Berdasarkan informasi yang di dapat dari Pertamina, harusnya kuota atau kebutuhan Gas Melon 3kg dapat tercukupi buat warga masyarakat kota Balikpapan terkhusus bagi warga yang kurang mampu, tetapi karena yang menggunakan Gas Melon 3kg ini dari semua kalangan, bukan hanya dari warga kurang mampu, banyak juga dari warga kategori mampu yang mengunakan gas elpiji subsidi ini. Jelas jelas tertera di Gas Elpiji Melon 3kg ada Tulisan “Khusus Untuk Warga Kurang Mampu”lanjutnya

Saat ini, kita bukan berbicara bagaimana solusinya, tetapi bagaimana Gas Elpiji Melon 3kg ini dapat tersalurkan tetap sasaran, karena berdasarkan data yang peroleh oleh LPM Graha Indah, kuota akan gas elpiji subsidi 3kg setiap tahunnya oleh Pertamina Jumlahnya selalu di tambah.

Kita juga harus melihat, selama adanya proyek RDMP dan IKN Kota Balikpapan mengalami pertambahan penduduk yang sangat pesat, serta pertambahan penduduk di wilayah kelurahan yang semakin bertambah, contohnya di Kelurahan Graha Indah, saat ini saja jumlah penduduk sudah mencapai angka 45 ribu jiwa, salah satu pemicunya yaitu perkembangan di sektor perumahan, di mana di Kelurahan Graha Indah beberapa tahun terakhir ada beberapa pengembang yang membuka kawasan perumahan.

Menurutnya ,terkait persoalan kelangkaan gas elpiji subsidi atau gas Melon 3kg sebaiknya pemerintah dan Pertamina segera membuat langkah langkah yang strategis guna menangani persoalan ini.

“Kami dari LPM siap membantu pemerintah untuk turun kelapangan guna melakukan pengecekan dan pengawasan, kami juga dari LPM Graha Indah siap menerima dan menelindaklanjuti aduan dari warga apabila ada pangkalan yang menjual harga di atas HET atau menjual bukan kepada peruntukan nya”Ucapnya disitu

Selanjutnya yaitu regulasi untuk pedagang dan pelaku UMKM Kuliner juga harus di Evaluasi. Saya melihat masih banyaknya para pedagang makanan dan pelaku UMKM Kuliner di kota Balikpapan yang masih menggunakan Gas Elpiji subsidi ini.

Kalau berbicara pedagang makanan dan UMKM Kuliner berarti kan ada propit atau keuntungan yang di hasilkan, bahkan kalau saya perhatikan sudah banyak pedagang dan pelaku UMKM di bidang kuliner sudah pada sukses atau naik kelas, tetapi untuk memasak dan memproduksi produknya masih menggunakan Gas Subsidi,Seharusnya para pedagang dan pelaku UMKM di bidang kuliner yang sudah sudah sukses dan naik kelas wajib menggunakan Gas Elpiji 5,5 kg atau 12 kg.

Disisi lain juga banyak masukan masukan dari warga masyarakat terkait regulasi gas elpiji melon 3kg, di antaranya agar subsidi gas elpiji 3 di hapus, dan di ganti dengan Harga jual yang standar. Karena kalau terus menerus di pertahankan program ini, seterusnya kita akan mengalami permasalahan yang sama, Walaupun jumlah kuota nya di tambah, hal ini tidak akan menyelesaikan persoalan, sebab semua kalangan banyak yang menggunakan Gas Elpiji Melon 3kg ini.

Harapannya semoga kedepan Pertamina dan pemerintah kota Balikpapan berkolaborasi untuk menerbitkan regulasi dan aturan aturan terkait gas elpiji subsidi 3kg yang lebih spesifik, agar penggunaan Gas Elpiji Melon 3 kg betul betul tepat sasaran.

“Semoga Pihak Pertamina dan Pemerintah kota Balikpapan dapat mengevaluasi terkait kelangkaan Gas Elpiji Melon 3kg ini. LPM Graha Indah juga siap berkolaborasi dengan pemerintah, agar kedepan polemik kelangkaan Gas Subsidi atau Gas Melon ini tidak terjadi lagi di Kota Balikpapan, terkhusus di wilayah Kelurahan Graha Indah ,”Tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *