Maporina Siap Berkiprah di Kaltim
lensa-balikpapan.com/- Balikpapan — Masyarakat Pertanian Organik Indonesia (Maporina) wilalayah Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan koordinasi dan silaturahmi dengan pengurus Pusat, Kamis (27/1) di Balikpapan. Hadir dalam silaturahmi tersebut Ketua Pusat Maporina Subandriyo dan Wakil ketua yakni Hendri. Jajaran pengurus Maporina Kaltim mendapatkan arahan dan petunjuk bagaimana langkah startegis organisasi ini menjawab tantangan Kaltim sebagai IKN kedepannya.
Diungkapkan ketua Maporina Pusat Subandrio, dengan pemindahan IKN ke Kaltim masyarakat disini jangan sampai menjadi penonton. Akan dibutuhkan banyak kebutuhan pangan nantinya bagi pemindahan IKN tersebut. Karena akan banyak sekali proyek-proyek dan pemindahan penduduk untuk mengisi IKN. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan pangan tersebut tidak harus lagi mendatangkan dari luar Kalimantan.

Ditambahkanya, MAPORINA, resmi berdiri tanggal 1 Februari 2000 di kota Malang. Perkumpulan Maporina merupakan wadah organisasi profesi untuk menghimpun potensi berbagai pihak yang terkait dengan pertanian organik yang meliputi Birokrat, Akademisi, Petani, Pengusaha dan Masyarakat luas pemerhati masalah Pertanian di Indonesia. Keberadaan organisasi ini, untuk mensejahterakan rakyat, melestarikan lahan dan lingkungan melalui sistem pertanian.
“Menjadi petani itu adalah profesi yang membanggakan dan mensejahterahkan. Sehingga anggota Maporina di Kaltim harus siap menyonsong IKN ini sebagai peluang yang perlu sejak dini disiapkan”ujarnya.
Diakui Subandriyo, tanah pertanian di Indonesia hampir 70 persen “sakit” karena lama menggunakan pupuk kimia. Untuk melestarikan dan memulihkan sifat fisik, kimia dan biologi tanah dan lingkungan maka sistem budidaya pertanian harus berbasis kepada proses yang dapat menjaga kelestarian lahan dan lingkungan dalam jangka panjang sekaligus menghasilkan produk yang aman dan bermutu yaitu sistem pertanian organik.

Sebagai wilayah yang berdekatan dengan IKN nantinya, pertanian yang meliputi perkebunan, peternakan, perikanan hingga pengembangan pariwisata, kehadiran Maporina di Kaltim harus mengambil peran penting. Bersinergi dengan berbagai pihak dan mengembangkan organisasi hingga kabupaten/kota.
Ketua Maporina Wailayah Kaltim Bintang Sinambela berserta jajarannya sangat mendapatan pencerahan dengan arahan dari Maporina Pusat. Langkah strategi pengembangan Maporina ke daerah-daerah akan disosialisasikan. Selain itu, koordinasi internal dalam waktu dekat juga akan dilakukan agar pelantikan secara bersama dengan pengurus wilayah dan kabupaten/kota pada bulan Pebruari mendatang dapat direalisasikan.
“Semoga kita dapat mengemban Amanah ini dengan baik. Koordinasi internal akan kami lakukan segera dengan pengurus yang ada. Selain itu kami mengharapkan saran dan arahan selalu dari pengurus pusat, agar keberadaan Maporina di Kaltim dapat terus eksis dalam menyonsong IKN”harap Bintang. (Dng)

