20 Ribu Warga NTT Sekota Balikpapan Siap Berkumpul
lensa-balikpapan.com/- Benito Jago, ST selaku Ketua Paguyuban Nusa Tenggara Timur ( NTT ) sekota Balikpapan menyampaikan bahwa untuk pertemuan warga NTT di kota Balikapapan yang di perkirakan sekitar 20 ribu Warga dari gabungan 22 kabupaten di NTT yang merantau di Kota Balikpapan akan di jadwalkan ulang.
Sesuai Surat Edaran Wali Kota Balikpapan mengenai penerapan protokol kesehatan, sehingga menimbang hal tersebut, Benito Jago,ST selaku ketua Paguyuban NTT – Balikpapan memutuskan untuk kegiatan berkumpul dengan jumlah warga NTT sekitar 20 ribuan dalam acara“ Balikpapan Golden Gate “ di tunda sampai dengan ada kelonggaran dari Pemerintah Kota Balikpapan.
Persiapan tarian-tarian daerah beberapa kabupaten dari NTT yang sediahnya akan memeriahkan acara tersebut pun diharapkan untuk lebih menyiapkan diri sampai jadwal terbaru yang sudah di sesuaikan dengan keadaan dan kondisi saat ini. Kata Benito Jago, ST selaku Ketua Paguyuban Nusa Tenggara Timur ( NTT ) sekota Balikpapan,saat di temuin awak media
lensa-balikpapan.com Senin 7/12/2020

Beberapa tokoh-tokoh penting di Kaltim yang siap hadir dalam acara ini pun sedikit menunda karena situasi wabah covid-19.
Topik “ Balikpapan Golden Gate “ yang di usung oleh Paguyuban NTT-Balikpapan yang mengurai bagaimana Kota Balikpapan memposisikan diri sebagai Gerbang Terdepan dalam pengembangan kemajuan Provinsi KalTim.
Topik ini akan mengerucut bagaimana posisi warga NTT yang merantau dan memutuskan menetap di Kota Balikapapn.
Memutuskan merantau dengan tujuan utama membenahi perekeonomian adalah hal utama dari setiap warga asal NTT yang berada di kota Balikpapan.
Balikpapan yang terus membenahi diri dari sisi pelayanan untuk seluruh warga membuat kota ini menjadi obyek yang terus di datangi oleh berbagai warga dari seluruh polosok Indonesia.
Warga NTT di Balikpapan saaat ini sedang berusaha mengambil peran untuk bersama-sama Pemerintah Kota Balikpapan dalam membangun dan mempersiapkan Kota ini untuk benar-benar menjadi pemeran utama pembangunan Provinsi KalTim sekaligus Ibu Kota Negara.
Ada warga dari 22 Kabupaten di NTT yang merantau di Balikpapan, ini adalah arus massa yang begitu besar dengan hampir berjumlah 20 ribuan warga asala NTT di Kota ini .
Suatu hal positif yang luar biasa untuk sama-sama mengambil peran seiring dengan Pemerintah Kota Balikpapan dalam Pembangunan ini.Pungkasnya.(Tim/lnsbpp)
Editor : lensa-balikpapan.com

