Wawali Lakukan Penyerahan Sertifikat PTSL Warga Tritip.
[et_pb_section fb_built=”1″ _builder_version=”3.26.5″][et_pb_row _builder_version=”3.26.5″][et_pb_column _builder_version=”3.26.5″ type=”4_4″][et_pb_text _builder_version=”3.26.5″]
lensabalikpapan.com/- Kamis (11/6/2020), Aula Kantor Kelurahan Tritip Balikpapan Timur , sebanyak 400 kepala keluarga mendapatkan sertipikat program PTSL (Pendaftaran tanah sistematis lengkap).

Wakil Wali kota Rahmad Mas’ut bersama Kepala BPN Balikpapan Ramlan didampingi Camat dan lurah lakukan penyerahan secara simbolis kepada perwakilan 30 kepala keluarga penerima sertipikat program PTSL.
“ Ada 1.500 program PTSL untuk di Balikpapan Timur yang tersertifikat, tapi baru 400 PTSL. Mudah-mudahan tahun ini juga warga Balikpapan bisa mendapatkan hak tanahnya ,” katanya.

Rahmad menjelaskan setiap lahan wajib memiliki sertifikat yang merupakan landansan hukum kepemilikan, sehingga tidak ada yang bisa mengugat. Seperti yang banyak kejadian lahan yang bersengketa akibat tidak memiliki sertifikat.
“Jadi kalau ada yang punya sertifikat, tentu punya legalitasnya, sehingga kalau ada yang gugat tidak bisa,” ujarnya.
Dirinya mengingatkan agar sertipikat dijaga, jangan digadai atau dijual karena sesederhana rumah yang kita miliki sudah bersertipikat kalau punya sendiri maka akan terasa beda menempatinya.

“Beda kalau kita ngontrak. Jauh lebih tenang kalau rumah sendiri, karena ini surga bagi keluarga kita,”katanya.
Rahmad menambahkan jika lahan memiliki sertifikat maka punya banyak manfaatnya, bisa digunakan untuk mengurus pelayanan PDAM dan listrik karena sebagai syarat juga memudahkan untuk pendataan.
“Pemerintah pasti tahu terutama camat dan lurah, kalau ada yang mengatasnamakan itu bisa kita temukan,” tandasnya.
Rahmad juga mengapresiasi kerja lurah dan camat yang mau menjemput bola dan mengajak warga agar lahannya disertifikat.
“Untuk Pak lurah tentunya ini luar biasa tentunya menghimbau dan dijemput warganya yang mau disertifikatkan, Walaupun saat ini masih banyak lahan warga yang belum tersertifikasi, tapi kita harapkan nanti juga bisa tersertifikat.” tuturnya.
Rahmad kembali mengigatkan warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan dalam setiap melaksanakan aktivitas, menggunakan masker, menjaga jarak maupun selalu mencuci tangan.
“Virus corona ini jangan dianggap main-main, berpengaruh terhadap tatanan kehidupan kita. Karena covid bukan hanya Indonesia tapi menyeluruh di seluruh dunia. Cara kerja berubah, komunikasi berubah harus jaga jarak. Jika bapak ibu mengikuti protokol pemerintah, jaga kesehatan selalu utamakan hidup bersih karena kebersihan adalah sebagian dari iman. Kalau kita bersih Insyaallah corona pergi dan virus-virus lainya,” pungkasnya.
Penulis : Thina
Editor : lensabalikpapan
[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]


5