google4ca8c8f411f3a424.html
Lensa-balikpapan.com
BalikpapanBerita UtamaNasionalSosialUMUM

ITKES Wiyata Husada Samarinda Lakukan Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan di Kelurahan Muara Rapak Sebelum Resmi Gelar Ners

Lensa-balikpapan-/ Praktik profesi ners stase komunitas  ITKES Wiyata Husada Samarinda di wilayah keluarahan muara rapak  RT 68 dan 69,
merupakan salah satu state yang harus dituntaskan oleh mahasiswa seblum resmi menyandang gelar Ners.

State ini langsung mendapat pengawasan dan bibingan dari pihak akedemik yaitu Ns. Siti Mukaromah, M. Kep, SP. Kep.Kom dan Ns. Rusdi, M. kep, dan pihak Puskesmas Muara Rapak Kecamatan Balikpapan Utara  .

NS. Fahmy Rosady dan Ketua RT 68  Hermansyah bersam RT 69 Suharto, dan seluruh kaderPraktik profesi ners stase komunitas  ITKES Wiyata Husada Samarinda di wilayah  keluarahan muara rapak  RT 68 dan 69,merupakan salah satu state yang harus dituntaskan oleh mahasiswa seblum resmi menyandang gelar Ners.

State ini juga langsung mendapat pengawasan dan bimbingan langsung dari pihak akedemik yaitu Ns. Siti Mukaromah, M. Kep, SP. Kep.Kom dan Ns. Rusdi, M. kep, dan pihak Puskesmas Muara Rapak Kecamatan Balikpapan Utara .

Kegiatan ini berlangsung mulai  dari tanggal 19 Juli 2021 sampai 21 Agustus 2021,Para ners muda dan  sebutan untuk mahasiswa profesi ners ini melakukan pengkajian kesehatan di wilayah kelurahan muara rapak  tersebut,
kemudian dilanjutkan  hasil temuan masalah kesehatan diwilayah tersebut sehingga secara bersama-sama dengan pihak lintas sektor menentukan intervensi yang memungkinkan.

NS Fahmy Rosady sekaligus Kepala Puskesmas kelurahan Muara Rapak dan prokes secara ketat memantau berkat dukungan pihak Kelurahan muara rapak Lo lurah Bima Wibisono,serta Puskesmas kelurahan Muara Rapak .

Dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya Perilaku Sehat dan Bersih (PHBS) di rumah tangga dalam masa pandemi covid-19 seperti edukasi masyarakat secara virtual ,Pemasangan spanduk dan edukasi PHBS rumah tangga di masa pandemi covid-19,dan  pembagian masker, dan  handsanitizer.

Selain itu tidak luput juga kegiatan lain yang berisiko yakni  berulangnya resiko kasus DBD,
para ners muda melihat peluang akan merabaknya kasus DBD kembali sehingga diperlukan pencegahan dengan optimalisasi kader dalam pemantauan jentik berkala (PJB), penaburan abate, edukasi 3M, pemberian kelambu air.

Kegiatan lain yang juga menjadi perhatin serius dari ners muda adalah banyaknya lansia yang takut untuk mengakses layanan faskes karena khwatir terpapar covid-19,sehingga mahasiswa profesi ners proaktif melakukan pengukuran tekanan darah, Lingkar perut, Berat badan, tinggi badan, dan pemeriksaan gula darah dan asama serta asam urat dan konsultasi secara personal “one by one”.

“Harapanya praktik profesi ners ini akan menjadi partnership dengan puskesmas  berkoordinasi dengan lintas terkait untuk memberikan layanan keperawatan yang komprehensif dan holistik disegala lapisan umur,”Pungkas kepala Poskesamas NS. Fahmy Rosady di wilayah tersebut . (**)

Editor : Lensa-balikpapan.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *