KPU Balikpapan Re-Launching Pilkada 2020
lensabalikpapan.com/- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan kembali gelar re-launching sekaligus sosialisasi mengenai peraturan penyelenggaraan Pilkada yang akan dilaksanakan 9 Desember nanti.
Sosialisasi ini berkaitan dengan peraturan KPU RI Nomor 5 Tahun 2020 tentang perubahan ketiga atas Peraturan KPU No 15 Tahun 2019.
Kegiatan itu dihadiri, Ketua KPU Provinsi Kaltim Rudiansyah, Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Dandim 0905 Balikpapan Kolonel Arm I Gusti Putu Agung Sujarnawa, Wakapolresta Balikpapan AKBP Sebril Sesa, Kepala Dinas Kesehatan Andi Sri Juliarty, dan Abdulloh mewakili partai Golkar, Thohari Aziz dari PDI Perjuangan serta Subari Partai PKS berlangsung di halaman Kantor KPU Balikpapan, Jumat Malam (19/6/2020).
Adapun aturan itu mengatur mengenai tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020.
Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha mengatakan, kegiatan sosialisasi PKPU Nomer 5 Tahun 2020, dan Re-Launching Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, dilakukan oleh Ketua KPU Provinsi Kaltim Rudiansyah.

“Re-Launching dimaksudkan, agar masyarakat dapat mengetahui jika Rabu, 9 Desember 2020 mendatang, adalah jadwal Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan,” ucapnya.
Noor Thoha mengatakan penyelenggaraan Pilkada di tengah pandemi Virus Corona ( covid-19 ) menjadi tantangan tersendiri bagi KPU, adanya beberapa hal terkait penyelenggaraan yang menggunakaan protokol kesehatan hingga pada target partisipasi pemilih penting untuk diperhatikan.
” Partisipasi juga 77,5 %, yang terberat adalah untuk menjangkau partisipasi itu, karena di seluruh negara yang menyelenggarakan pemilihan semua partisipasinya turun,” ujarnya.
Noor Thoha pun meminta seluruh stakeholder terkait, baik KPU, Bawaslu, Partai Politik, hingga para calon bisa bersinergi mengemas Pilkada agar semakin menarik.Walaupun di tengah pandemi saya yakin jika menarik pasti mereka mau datang ke TPS untuk memilih dan tentu memperhatikan protokol kesehatannya.
“Maka dari itu Ketua KPU Provinsi Kaltim, melakukan sosialisasi kepada Parpol, terkait jadwal pencalonan, syarat-syarat pencalonan dan lain-lain,” pungkasnya.
Sementara itu, acara ini juga dihadiri Walikota Balikpapan Rizal Effendi. Pada kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa apapun kendalanya Pilkada tetap harus berjalan.
Hanya saja terdapat beberapa hal yang mesti diperbanyak untuk melakukan sosialisasi dan simulasi, seperti misalnya pemakaian APD dan protokol kesehatan saat proses pemilihan.
Kalau APD semua petugas harus menggunakan, harus rapid test, harus diadakan, pasti nanti pusat akan mengambil keputusan apa yang harus dilakukan,” tutur Rizal Effendi.
Ia mengaku belum mengetahui secara pasti sistematika pemilihan pada pasien yang sedang dirawat di ruang isolasi.
“Saya juga masih belum mengerti sepenuhnya jika terjadi situasi ini. Apakah itu nanti langsung petugas dari KPU atau dipercayakan pada petugas medis di sana. Nah ini yang mungkin perlu diperhatikan juga,” ucapnya
Penulis : Thina
Editor : Lensabalikpapan


5