Krisis Air 17 Hari di Balikpapan Utara, Warga Dekat Waduk Manggar Justru Kesulitan Air Bersih
lensa-balikpapan.com –BALIKPAPAN, Sudah 17 hari warga Jl. Giri Rejo KM 15, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, hidup tanpa setetes air PDAM. Padahal wilayah mereka tepat berdampingan dengan Waduk Manggar, sumber air baku utama Kota Balikpapan.
Ironisnya, 6 RT di lokasi tersebut justru menjadi yang paling terdampak pemadaman total dari Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB).

Ketua RT, Slamet Beni, menyebut warganya sudah sangat kesulitan.
“Jangan kan air, anginnya saja tidak keluar,” katanya, Minggu (14/9/2026).
Untuk bertahan, warga harus membeli air tandon. Untuk MCK mereka pakai air sumur yang kualitasnya tidak layak.

Warga Minta Kepastian
Agussanto, salah satu warga, menyesalkan minimnya informasi dari PTMB.
“Setidaknya kami diberi tahu ada perbaikan atau tidak. Ini nihil informasi,” ujarnya.

Ia berharap warga mendapat prioritas karena ikut menjaga kelestarian Waduk Manggar.
“Kami tidak minta 24 jam. Minimal digilir. Debit air waduk sekarang masih banyak, tidak seperti kemarau 2014,” tambahnya.
Janji PTMB Molor
Ketua RT 28, karang joang Iput, mengaku sudah melapor ke berbagai pihak. PTMB sempat janji kirim mobil tangki dan tim survei.
“Selama 3 hari kami dapat 9 tangki untuk 6 RT. Tapi timnya sampai sekarang belum datang,” ungkapnya.

UMKM Ikut Terdampak
Dampaknya merembet ke ekonomi. Wagiman, perajin tahu, harus memotong produksi 60% karena mahalnya air. “Kalau dipaksa jalan terus, malah buntung,” ucapnya.
Warga kini mendesak pemerintah hadir.
“Kami bingung mengadu ke mana lagi. Tolong perhatikan kami,” pungkas Iput.
editor – lensa-balikpapan.com

