google4ca8c8f411f3a424.html
Lensa-balikpapan.com
BalikpapanDprd BalikpapanPDAM BalikpapanPemkot BalikpapanPemprov KaltimUMUM

Fauzi Adi Firmansyah: Balikpapan Darurat BBM, DPRD Tuntut Aksi Nyata

lensa-balikpapan.com Balikpapan– Krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Balikpapan mencapai titik kritis, dengan antrean kendaraan di SPBU mencapai 2-3 kilometer dan kemacetan panjang hingga 5-6 kilometer. DPRD Kota Balikpapan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan dan instansi terkait untuk mencari solusi.

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menyatakan bahwa hasil RDP melahirkan enam plus satu (6+1) butir kesepakatan strategis, termasuk permintaan agar Pertamina meminta maaf secara resmi, memenuhi kuota kebutuhan BBM, dan mengoperasikan SPBU 24 jam.

Jika keenam poin tersebut tidak dipenuhi, DPRD meminta seluruh jajaran manajemen PT Pertamina Patra Niaga Area Kalimantan untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Adi menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panik buying, serta memastikan DPRD akan terus mengawal proses penyelesaian masalah ini secara maksimal.

Enam Plus Satu Kesepakatan DPRD Balikpapan:

  1. Pertamina meminta maaf secara resmi kepada masyarakat Balikpapan.
  2. Pertamina memenuhi kuota kebutuhan BBM di seluruh SPBU.
  3. Pemerintah Kota Balikpapan mengusulkan penambahan kuota Solar, Pertalite, dan LPG 3 kg.
  4. Penambahan sarana dan prasarana distribusi Pertalite di Kota Balikpapan.
  5. Seluruh SPBU beroperasi 24 jam sampai kondisi kembali normal.
  6. Evaluasi kinerja Public Relations, Sales Executive, dan Sales Area Manager.
  7. Jika keenam poin tidak dipenuhi, manajemen PT Pertamina Patra Niaga Area Kalimantan diminta mengundurkan diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *