google4ca8c8f411f3a424.html
Lensa-balikpapan.com
BalikpapanBerita UtamaNasionalPemkot BalikpapanPemprov KaltimPenajamPoldaKaltimPolresta BalikpapanTNI-POLRI

KMP Muhlisa Tenggelam di Perairan Balikpapan, Dua Kru Masih Dalam Pencarian — Evakuasi Penumpang Berhasil ke KMP Anugrah

lensa-balikpapan.com,- Balikpapan — Insiden kecelakaan laut kembali terjadi di perairan sekitar Balikpapan pada Senin (05/05/2025). Kapal Motor Penumpang (KMP) Muhlisa dilaporkan tenggelam usai mengalami kerusakan serius pada bagian as propeller. Akibat kejadian ini, dua orang kru kapal masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan resmi yang diterima, peristiwa bermula sekitar pukul 13.00 Wita saat as propeller KMP Muhlisa patah dan dilepas. Kerusakan pada bagian vital kapal ini menyebabkan air masuk dengan cepat ke dalam lambung kapal melalui lubang propeller shaft.

Mengetahui kondisi darurat, awak kapal segera melakukan upaya evakuasi. Pada pukul 13.20 Wita, proses pemindahan penumpang ke kapal terdekat yakni KMP Anugrah mulai dilakukan. Evakuasi kembali dilanjutkan pada pukul 14.10 Wita untuk memastikan seluruh penumpang berhasil dipindahkan dalam keadaan selamat.

Hingga pukul 15.00 Wita, kondisi kapal semakin memburuk dan akhirnya KMP Muhlisa tenggelam di lokasi kejadian.

Dua Kru Masih Belum Ditemukan

Dalam kejadian ini, dua orang kru kapal dinyatakan hilang dan masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan. Adapun identitas korban yang belum ditemukan yaitu:

  1. Ilham
    • Jenis Kelamin: Laki-laki
    • Jabatan: ABK
  2. Ayu
    • Jenis Kelamin: Perempuan
    • Jabatan: Chip

Upaya pencarian terus dilakukan hingga saat ini, dengan melibatkan unsur Basarnas, TNI AL, Polairud, serta relawan setempat. Area pencarian pun diperluas di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.

Penyebab Tenggelam

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa penyebab tenggelamnya KMP Muhlisa adalah akibat patahnya as propeller, yang kemudian menyebabkan air laut masuk ke dalam lambung kapal. Kondisi ini membuat kapal kehilangan keseimbangan dan tidak dapat dikendalikan.

Pihak otoritas pelayaran bersama KNKT juga sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti insiden, serta menelusuri apakah terdapat faktor kelalaian atau masalah teknis lainnya.

Penanganan dan Tindak Lanjut

Sementara itu, pihak operator kapal serta instansi pelayaran telah melakukan langkah penanganan awal, termasuk memastikan kondisi seluruh penumpang yang telah berhasil dievakuasi. Proses pendataan korban, pengobatan, dan pemberian bantuan terus dilakukan.

Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati area kejadian guna memberikan ruang bagi tim SAR dan aparat terkait dalam proses pencarian serta evakuasi bangkai kapal. (Timlnsbpp)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *