Pj Sekda Balikpapan Muhaimin “Alhamdulillah” Hewan Qurban Aman Dari Penyakit Mulut Kuku
lensa-balikpapan.com/- Balikpapan – Menurut penetapan sidang isbat perayaan Idul Adha 2022 telah diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) pada 29 Juni 2022 lalu.
Berdasarkan hasil sidang isbat tersebut, Hari Raya Idul Adha 1443H dan shalat Idul Adha 2022 jatuh pada tanggal 10 Juli 2022, sementara ada juga yang merayakan pada 9 Juli 2022.

Terlepas dari itu semua Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan Ir Muhaimin, M.Si tidak mau terlibat jauh dari polemik perbedaan jadwal akan pelakasanaan hari raya idul adha yang dimaksud.
Yang terpenting bagi Pj Sekda Balikpapan, pada momentum idul adha dapat memberikan keberkahan.
Namun kali ini media lensabalikpapan.com, ingin menanyakan langsung tanggapan Pj Sekda Balikpapan terkait pengamatannya akan kondisi kesehatan hewan ternak daging sapi terutama sapi.

Terlebih merebak informasi adanya penyakit mulut dan kuku menjangkiti hewan sapi. “Alhamdulillah berdasarkan hasil riset dari balai karantina stok pemasaran hewan qurban di Kota Balikpapan dinyatakan terbebas dari namanya penyakit mulut serta kuku,” terang Pj Sekda Muhaimin (akrab disapa).
Lantas bagaimana dengan hewan – hewan qurban didatangkan dari luar Balikpapan? Pj Sekda Muhaimin menegaskan sejauh ini Pemerintah Kota Balikpapan telah menerapkan aturan yang ketat baik pada sistem administrasi perijinan hingga mengecek kondisi kesehatan hewan daging yang siap dijual. “Maka dari itu setiap hewan qurban dari luar Balikpapan langsung kami karantina,” ulasnya.
Tidak hanya itu saja, melalui Pj Sekda Balikpapan juga Pemkot Balikpapan sudah mengeluarkan surat edaran aturan pemberlakuan yang harus diindahkan oleh para pedagang hewan qurban. “Diantaranya memperhatikan aspek kebersihan terutama pengelolaan pembuangan limbah kotoran hewan ternak jangan sampai menganggu, begitupula dengan lapak penjualan sapi qurbannya jangan sampai menganggu kelancara arus lalu lintas (lalin),” imbuh Muhaimin (panggilan singkatnya).
Muhaimin mengatakan telah mengintruksikan camat, lurah se – Kota Balikpapan proaktif monitoring ke para pedagang hewan qurban.
Sementara perwakilan hewan qurban yang menjajakan puluhan sapi dan kambing di jembatan kembar batakan Kelurahan Manggar Kecamatan Balikpapan Timur, Yahyadin membenarkan hewan qurbannya telah melalui masa karantina.
Terlebih hewan qurban Yahyadin mendatangkan sapi, kambing dari Sulawesi Barat (Sulbar). “Jadi setiba masuk Balikpapan sempat menjalani masa karantina. Bahkan selepas karantina saya cek ulang kesehatannya,” tutup Yahyadin.(aji/rin)

