google4ca8c8f411f3a424.html
Lensa-balikpapan.com
BalikpapanBerita UtamaNasionalSosialUMUM

Walikota Balikpapan Melantik Tim Pengurus TP-PKK Sebanyak 56 Orang Untuk Periode 2021-2026

Lensa-balikpapan-/ Dalam tujuan untuk mendukung kinerja dari Pemerintah Kota Balikpapan dan bersinergi dengan sejumlah OPD lainnya ,Rahmad Mas’ud Walikota Balikpapan melantik pengurus Tim Sebanyak 56 Orang Penggerak PKK Kota Balikpapan untuk periode 2021-2026 di aula Kantor Pemkot Balikpapan, Kamis (29/7/2021) .

Rahmad Mas’ud Mengatakan atas kepengurusan TP-PKK kali ini tentunya bisa di fokuskan pada sejumlah persoalan disamping konsisten dalam menjalankan 10 program PKK,  agar kedepannya program kerja ke lapangan ini tepat sasaran khususnya dalam penanganan pandemi covid-19 .

Selanjutnya Rahmad juga berharap agar OPD yang terkait dengan TP-PKK setelah dilsntik ini dapat membantu dan bersinergi dalam
menjalankan program kerja PKK dan sebagai mitra strategis pemkot Balikpapan yang banyak serta bisa menghasilkan hal nyata melalui prestasi.

“Terima kasih juga kepada pengurus yang lama, dan kepada pengurus yang baru selamat menjalankan tugas dan program PKK dan tetap bersinergi dengan Pemkot,” tuturnya.

Ketua TP-PKK Kota Balikpapan, Nurlena Mas’ud juga menyampaikan apresiasinya kepada Walikota Balikpapan yang telah berkesempatan untuk bisa melantik kepengurusan PKK periode yang baru, ditengah kondisi pandemi Covid-19.

“Sebenarnya sudah lama ingin dilantik, tapi baru terlaksana hari ini, untuk tim TP PKK ada 56 anggota yang dilantik, dan ada tiga yang menjalani secara virtual karena kondisinya saat ini tengah melaksanakan isoman,” jelas Nurlena.

Nurlena menambahkan, dalam melaksanakan tugas dan program kerjanya, TP PKK akan tetap mematuhi prokes mengingat saat ini masih pandemi Covid-19, dan membatasi kegiatan.

“Saya harap juga untuk sementara kita kerja per pokja dulu karena kalau semua pokja berkumpul pasti ramai ada 56 orang, apalagi mereka belum saling mengenal dengan OPD terkait,” Ucapnya

“Mereka juga  dibagi kedalam 4 Pokja yang akan bekerja sesuai dengan tugasnya , antara Pokja satu dengan pokja yang lain memiliki tugas yang beda namun saling melengkapi dan sinergi,” Ujar Nurlena.

“Permasalahan lainnya juga banyak terjadi misalkan pernikahan dini, akibat anak-anak putus sekolah dan pergaulan yang salah, seperti saat ini kondisi sekolah tatap muka tidak ada, anak merasa bosan dan lebih banyak bermain di medsos yang jika tidak dipantau khususnya para orang tua mereka bisa terjerumus dengan hal-hal yang salah, hal inilah yang jadi perhatian serius kami juga di PKK Kota,” Tutupnya (**)

Www.lensa-balikpapan.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *