DPRD Kota Balikpapan Rapat Dengar Pendapat Bersama Kepala DKK Dan Kepala RSUD, Rapat Pembahasan Perkembangan Penularan Covid-19
lensa-balikpapan.com/- DPRD Balikpapan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Kusus nya Komisi IV Di hadiri Kepala Dinas Kesehatan kota (DKK), Andi Sri Juliarty, Dan Kepala RSUD Rumah Sakit Umum Daerah,
Dr Ratih Kusuma.di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Kota Balikpapan.
Rapat pembahasan mengenai perkembangan penularan covid -19, yang semakin meningkat. di Kota balikpapan . Selasa 18/8/2020.
Rapar RDP di Pimpin Langsung Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh,S.Sos, Bersama Ketua Komisi IV Muhammad Taqwa,
Berkurang nya alat medis dan ketersediannya ruagan Rumah Sakit Umum Daerah. Ketua DPRD Abdulloh ikut Turun Tangan, ada banyak hal yang harus disiapkan adalah salah satunya perlengkapan yang diperlukan oleh dinas kesehatan kota, maupun eksplansi kedepan pengembangan perbaikan fasilitas di RSUD kota balikpapan .
Lanjut Abdulloh “Dengan menambahkan kegiatan yang belum teranggarkan di wordpps 2021, Maka akan di alokasikan baru lagi, penambahan kegiatan di dinas kesehatan RSUD Rumah Sakit Umum Daerah Kota Balikpapan ” Tuturnya.



RSUD dengan kondisi covid-19.
sekarang ini tidak ada pasien yang datang ,maka tidak ada pemasukan
Karena adanya covid-19. Pendapatan menurun drastis sehingga harus di cover oleh APDB untuk menggaji para dokter,karyawan,perawat dan lain lain,
Dana yang di serahkan oleh APBD senilai Rp 12M ( Dua belas miliyar ) lebih dana yang telah disuport oleh APBD untuk membayar operasional dan gaji para dokter ,perawat yang ada di Rumah sakit Umum Dearah karena memang tidak adanya Pendapatan selama pendemi Covid 19 ini.
” adanya beberapa peralatan yang bekerja sama dengan PT PAMA menyediakan mesin swab untuk RSUD harus menyediakan Gedung untuk peralatan,sehingga alat itu sudah sampai itu bisa langsung digunakan ” ujarnya
Dinas kesehatan kota alokasikan untuk menangani covid -19. tahun 2021 di wordpps belum ter alokasi kan , dalam finalisasi maka ter alokasi kan untuk semua penangan covid- 19 di 2021. karena harus masuk di program maka hari ini sudah masuk dalam program kegiatan dinas kesehatan kota ,karena tidak lagi boleh menggunakan dana BTT untuk tahun 2021
“Dalam penambahan untuk pelayanan masyarakat peralatan mobil swab keliling ,APD ,penambahan tenaga medis,honor tenaga medis karena banyaknya Tenaga medis yang mengundurkan diri dari RSUD maupun DKK , maka harus merekrut tenaga medis baru ” bebernya
“Dinas kesehatan kota pun menambahkan anggaran sekitar Rp 25,5M ( Dua puluh lima , lima milyar ) untuk termasuk pembelian penunjang swab selama setahun kedepan.
RSUD pun menambahkan anggaran sekitar Rp 10M ( Sepuluh milyar ) sampai dengan Rp 11M ( Sebelas milyar ) untuk menangani gaji selama operasional di RSUD ” Pungkas, “Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh.S,Sos,.
Penulis : Adelia a.s
Editor : lensa-balikpapan.com

