google4ca8c8f411f3a424.html
Lensa-balikpapan.com
BalikpapanDprd BalikpapanUMUM

RAPAT PARIPURNA DIGELAR KEMBALI ,MEMBAHAS TENTANG PENDAPATAN AKHIR FRAKSI TERHADAP RAPERDA PERUBAHAN APBD

Dewan Perwakillan Rakyat Daerah (DPRD) Melakukan Rapat Paripurna ,pembahasan dalam jaringan (daring) digelar di Ruang Gabungan Komisi DPRD Balikpapan,Terkait pendapatan akhir fraksi-fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD Balikpapan 2020 dan penandatanganan berita acara persetujuan dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh S.SoS dan didampingi para wakil ketua dan anggota dewan lainnya .

Dalam kesempatan ini, Abdulloh mengatakan setelah mendengarkan pandangan umum dari masing-masing fraksi yaitu tentang APBD di APBD Perubahan (APBD-P) telah terjadi recofusing pada saat penanganan Covid-19,maka ada beberapa kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan karena adanya anggaran yang dialokasikan khusus untuk penanganan Covid-19 ini .

“APBD awal semula Rp 2,5 triliun kemudian setelah recofusing tinggal Rp 2,084 triliun. Berarti Rp 5 miliar habi, Belanja yang tadinya Rp 2,7 triliun akibat recofusing berubah menjadi Rp 2,39 triliun, Artinya ada selisih Rp 400 sekian miliar pada saat di recofusing masih ada devisit sebesar Rp 309 miliar ” Ucap Abdulloh S.Sos

Dikarenakan adanya recofusing maka terjadi penurunan belanja sampai kepada penghujung akhir tahun ini,Selain itu untuk pendapatan yang tercapai dari Rp 3,9 triliun hanya tercapai Rp 339 miliar.

“Pendapatan baru tercapai sehingga diakhir belanja pada saat APBD-P itu kan harus kosong, supaya tidak ada defisit maupun silpa,Insyaallah anggarannya teralokasi dengan baik,” pungkasnya

Editor : Lensa-balikpapan.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *